Mainkan sulap ini dalam kelas yang jumlah muridnya tidak terlalu banyak.
Alat:
- Mangkuk atau baskom lebar diisi air hampir penuh
- Bubuk lada halus
- beberapa lidi/tusuk gigi
- sabun
Cara Bermain:
Tunjukkan kepada anak-anak baskom yang berisi air. lalu taburilah dengan bubuk lada di atasnya hingga merata. katakan kepada mereka air dengan bubuk lada itu ibarat manusia kebanyakan, suka berbuat jahat, korupsi, sewenang-wenang, dll. Kamu ingin membawa perubahan dan masuk ke sana.
Suruhlah anak-anak menusukkan lidi/tusuk gigi ke dalam air, apakah mereka bisa membawa pemisahan? Biarkan semua anak mencoba. Hasilnya pasti semua tidak bisa. Mengapa? Katakan: karena kamu biasa-biasa saja.
Kalau mau merubah dunia, kamu harus berubah dulu. menjadi anak yang excelent, luar biasa. Sambil berkata begitu, Guru boleh menusukkan lidi/tusuk gigi yang dipegang. Hasilnya...Semua bubuk lada itu minggir....
Rahasianya:
Sebelumnya guru sudah melumuri lidi/tusuk gigi guru dengan sabun.
Selamat Mencoba...
Selengkapnya...
Sabtu, 10 April 2010
I'M EXCELENT
Selasa, 06 April 2010
PERMAINAN DENGAN BALON
Games ini mungkin bisa dijadikan tambahan ide kreatif Anda. Selamat mencoba dan selamat bersenang-senang dengan anak-anak.
Giring Balon pakai kipas
Bahan : Kipas / kardus / karton dan balon
Cara main :
Setiap kelompok mendapat kardus seukuran sampul buku tulis atau kipas sate (kalau ada) sesuai dengan jumlah peserta per kelompok dan sebuah balon. Tugas setiap kelompok adalah menggiring balon ke arah gawang yang telah ditentukan dengan menggunakan kipas. Tapi kipas nggak boleh menyentuh balon loh!
Oper balon menerobos
Bahan : Balon
Cara main :
Setiap kelompok berdiri dalam barisan dengan jarak tiap peserta 50-100 cm. Tentukan garis start dan garis finish. Peserta paling belakang memegang sebuah balon. Dia harus merangkak dan menerobos di antara kedua kaki setiap peserta sampai ke depan, lalu balon dari depan dioper ke peserta paling belakang melalui setiap peserta, peserta paling belakang merangkak sampai depan dan melakukan hal yang sama, sampai semua peserta masuk garis finish.
Tiup balon
Bahan : Balon
Cara main:
Setiap kelompok mendapat satu bungkus balon (30 pcs). Setiap kelompok harus meniup balon sebanyak-banyaknya dalam waktu satu/dua menit.
Lempar balon isi air
Bahan : Balon dan air
Cara main :
Sambil ditiup, balon diisi air 1/3 bagian. Kelompok berdiri berhadapan sepasang-sepasang. Setiap pasang mendapat satu balon. Tugas mereka adalah melempar balon ke pasangannya dan tidak boleh pecah. Jarak mula-mula setengah meter, lalu satu meter, satu setengah meter, dst. Peserta yang paling jauh jaraknya dan balonnya tidak pecah, merekalah penyelamat bagi kelompoknya.
Pukul balon musuh
Bahan : Balon dan tali plastik
Cara main :
Balon ditiup sampai cukup besar, tapi jangan terlalu keras. Balon diikatkan pada setiap kaki peserta. Tugas mereka adalah memecahkan balon kelompok lain dengan cara diinjak, selain itu mereka juga harus melindungi balon mereka sendiri agar tidak dipecahkan musuh. Kelompok yang pesertanya paling banyak pecah, mereka dinyatakan kalah.
Pecahin balon
Bahan : Balon, tali, tepung terigu, penutup mata, peniti/jarum.
Cara main :
Balon ditiup dan diisi tepung terigu secukupnya lalu digantung pada tali panjang setinggi + 2 meter. Setiap peserta menghadapi satu balon. Mata setiap peserta ditutup lalu diputar sebentar sebelum dipersilahkan menusuk balon. Selamat memecahkan balon dan menjadi kakek-kakek dan nenek-nenek he he he he….Eh, yang menang yang paling dulu balonnya habis dipecahin.
Membawa balon sebanyak-banyaknya
Bahan : Balon Sebanyak-banyaknya
Cara main:
Tiup balon dan kumpulkan dalam kardus atau wadah buesar. Peserta harus mengambil balon dari ‘gudang balon’ yang disiapkan panitia dan membawa balon sebanyak-banyaknya, di tangan kanan dan kiri, di selangkangan, di ketiak, bisa juga dalam kaos yang dipakai, lalu berjalan atau berlari menuju garis finish.
Dudukin Balon
Bahan : Balon
Cara main:
Tiap peserta diberikan satu balon. Pada hitungan mulai, semua peserta boleh menduduki balonnya dan….siapa yang balonnya pecah duluan, dialah pemenangnya….hayo siapa berani main!?
Selengkapnya...
50 CARA MENGASIHI ANAK
1. Peluklah mereka setiap pagi
2. Ajaklah mereka ke kebun binatang, menonton pertunjukan, atau ke tempat rekreasi
3. Tempelkan karya-karya mereka di pintu lemari es
4. Ciptakanlah tradisi keluarga yang baik
5. Bersikaplah sabar
6. Mintalah maaf bila Anda bersikap galak
7. Pergilah berkemah
8. Ajaklah mereka bermain petak umpet
9. Sediakan selalu tensoplas dan permen
10. Ketahuilah kelebihan-kelebihan mereka
11. Beri mereka pujian
12. Dorong semangat mereka
13. Hargailah mereka
14. Biasakan untuk makan bersama
15. Jangan menuntut terlalu banyak
16. Hormati hak pribadi (privasi) mereka
17. Dengarkanlah mereka
18. Jangan mendisiplin mereka dengan amarah
19. Bersikaplah konsisten
20. Katakan “Aku sayang kamu” sesering mungkin
21. Biarkanlah mereka bersikap apa adanya
22. Terimalah kekurangan-kekurangan mereka
23. Berilah penghargaan atas perilaku-perilaku mereka yang baik
24. Jelaskan aturan-aturan yang diterapkan di rumah
25. Seringlah tertawa
26. Pergilah ke restoran favorit mereka
27. Undang teman-teman mereka ke rumah
28. Belikan mereka es krim
29. Ajak mereka berlibur
30. Tentukan kapan harus bersikap lembut dan kapan harus bersikap tegas
31. Buatlah ulang tahun mereka menjadi momen yang tak terlupakan
32. Ajarlah mereka tentang tanggung jawab dan rasa hormat
33. Pilihlah saat yang tepat untuk menegur
34. Jangan mempermalukan mereka (apalagi di depan orang banyak)
35. Bantulah tugas-tugas sekolah mereka
36. Lindungilah mereka
37. Ciptakan kenangan-kenangan dalam diri mereka
38. Tepati setiap janji Anda
39. Katakan “tidak” bila memang harus demikian
40. Jangan membentak
41. Beri mereka hadiah
42. Jadilah teladan yang baaik
43. Berdoalah bersama mereka
44. Berdoalah untuk mereka
45. Temuilah guru-guru mereka (termasuk guru sekolah minggu mereka)
46. Katakan bahwa Anda bangga kepada mereka
47. Dukunglah mereka
48. Hitunglah bintang bersama mereka
49. Berbincanglah dengan mereka sebelum tidur
50. Setiap kali lepaslah mereka dengan berkat (bukan kutuk)
Selengkapnya...

